Jakarta, Seruu.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto mengatakan, laporan yang disampaikan oleh Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Mesuji sudah mencakup semua hal yang diperlukan. ”Laporanya sudah cukup konferhensif,” kata Djoko usai rapat tertutup di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (2/1).

Mantan Panglima TNI ini menambahkan, tim sudah bekerja selama dua minggu dengan menuju lokasi konflik untuk meminta keterangan pihak-pihak terkait. Namun hasil temuan awal ini kata Djoko, masih perlu dilengkapi lagi sehingga tidak ada fakta penting yang tak terungkap.

”Tim akan kembali kelapanggan untuk mencari celah-celah lain yang mungkin belum ditemukan  pada kunjungan  pertama,” ujarnya.

Dalam laporan awal, TGPF menemukan fakta di tiga lokasi konflik, register 45 (PT Silva Inhutani), Desa Sri Tanjung (PT BSMI), dan Desa Sodong, OKI, Sumatera Selatan (PT SWA) ditemukan sengketa lahan yang cukup lama terjadi antara warga dengan perusahaan. Sembilan warga meninggal dunia di tiga lokasi itu selama konflik Tahun 2010-2011. Karenanya, tim yang diketuai oleh Denny Indrayana juga mengeluarkan enam rekomendasi ke Presiden SBY melalui Monkopolhukam Djoko Suyanto. [ms]