Seruu.com - Seorang tenaga kerja wanita asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Susanti binti Mahfudin, 22, dikabarkan terancam hukuman mati di Riyadh, Arab saudi. Ia dituduh membunuh anak majikannya hingga meninggal.

"Kami sangat khawatir atas munculnya kabar Susanti yang mendapat ancaman hukuman mati. Apalagi, saat ini anak saya dikabarkan sedang ditahan pihak kepolisian Riyadh," kata orang tua Susanti, Mahfudin, di Karawang, Senin (2/1).

Mahfudin menjelaskan, keluarganya di Desa Cikarang, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, kaget mengetahui kabar tersebut. Kabar Susanti terancam ancaman hukuman mati diketahui setelah pihak keluarga mendapat surat dari Kementerian Luar Negeri, 11 Oktober 2011.

Dalam surat itu disebutkan Susanti sedang ditahan pihak kepolisian Dawadhi, Riyadh, Arab saudi. Susanti terancam hukuman mati atas tuduhan membunuh anak majikannya.

"Seharusnya Susanti pulang pada Januari 2011. Tetapi ternyata tidak bisa kembali ke Indonesia karena tertimpa musibah dan harus menghadapi kasus hukum di Riyadh itu," kata Mahfudin.

Susanti berangkat ke Riyadh, Arab Saudi, untuk menjadi TKI pada Januari 2009 melalui perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) PT Antara Indosadia yang beralamat di Jakarta. [ms]