Ribka : Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Bangun Produktivitas

Sukabumi, Seruu.com– Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI-P Ribka Tjiptaning terus mengajak seluruh masyarakat menggelorakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam kehidupan sehari-hari.

 

Hal ini mengemuka saat sosialisasi di Rumah Aspirasi Ribka Tjiptaning Jalan Pelabuan II Nomor 262 Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi dan Di desa Babakanjaya Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi.

Diutarakan Ribka, perhatiannya terhadap kesehatan bagi masyarakat tidak terlepas dari tanggung jawabnya sebagai anggota komisi IX yang salah satunya bersentuhan dengan kesehatan.

Apalagi dalam 30 tahun terkahir ini, ia menilai banyak terjadi perubahan pola penyakit yang disebabkan berubahnya perilaku masyarakat.

“Ya mudah-mudahan dengan adanya gerakan sehat ini, masyarakat kembali bisa berperilaku sehat, karena sehat merupakan hak warga negara yang harus terpenuhi,” paparnya.

Dikatakan Ribka, akibat dari perubahan perilaku sehat tersebut, banyak dari warga masyarakat terinfeksi segala penyakit seperti saluran pernapasan atas, tuberculosis (TBC) diare.

Bahkan, semenjak dari 2010 lalu, masyarakat penyebab kematian lantaran penyakit strok, jantung dan kencing manis.

“Perkembangan penyakit katakanlah dari 1990, angka kematian terus mengalami peningkatan dan cenderung meningkat, baik itu masyarakat miskin maupun kaya kota maupun di desa,” katanya.

Untuk itu, kata wanita yang telah tiga kali menjadi anggota DPR RI dapil sukabumi ini, ditengah laju informasi dan transfortasi yang semakin mudah dan tentunya kian merubah gaya hidup masyarakat, harus di siasati dengan pola hidup sehat.

Salah satunya upaya yang dilakukan oleh pemerintah ialah menggerakan program GERMAS.

“Jadi soal resiko penyakit ditengah kemudahan masyarakat berpengaruh terhadap gaya hidup, salah satunya ialah penduduk kurang beraktivitas fisikm, pola makan yang berubah, alkohol, kebiasaan merokok dan buang air besar sembarangan,” tandasnya.

Tak hanya itu, penyakit tidak menular menurutnya bisa dipengaruhi oleh pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh kemajuan teknologi.

Salah satu yang tampak ialah soal industri yang menghasilkan zat pencemar seperti knalpot kendaraan bermotor , limbah pabrik dan beragam jenis lainnya.

“Bila tidak dilakukan pencegahan dari sekarang, maka perlu pengobatan dan perawatan dengan jangka panjang, akhirnya beban pembiayaan kesehatan pemerintah semakin meningkat,” tukasnya.

Ribka menambahkan, tujuan utama dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) agar masyarakat mempraktekan perilaku sehat sehingga pada akhirnya berdampak pada kesehatan terjaga, lingkungan sehat, berobat karena sakit pun berkurang sehingga produktivitas masyarakat pun semakin meningkat. [sm]