Jakarta, Seruu.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Selasa (3/1), merilis video tindakan represif polisi saat membubarkan demonstran di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat, pada 24 Desember 2011. Dalam video, jelas sekali sejumlah polisi menembaki warga.

Video versi Komnas HAM diawali dengan gambar penyerbuan polisi ke Kantor Pelabuhan Sape, tempat pengunjuk rasa bersembunyi. Aparat lalu menangkap demonstran yang bersembunyi.

Beberapa kali polisi menembak dari jarak jauh secara horizontal dari tepi laut. Komnas HAM menengarai, tembakan jarak jauh ini bukan lagi untuk menghalau warga, tapi bertujuan mencederai bahkan mematikan.

Di bagian lain, sejumlah warga yang berada di pantai, di luar areal Kantor Pelabuhan Sape juga ditangkapi. Komnas HAM juga mencermati aksi polisi mengumpulkan selongsong peluru setelah penembakan. Apakah yang dikumpulkan ini merupakan selongsong peluru karet atau peluru tajam? Inilah yang akan diselidiki Komnas HAM. [ms]