Jakarta, seruu.com - Meski hingga kini belum diketahui siapa pembunuh sebenarnya pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib, Suciwati masih menaruh harapan tinggi suatu saat nanti kasus yang menimpa almarhum suaminya itu bakal terungkap dengan tuntas.

"Tetap harus berharap, kalau mau Indonesia lebih baik, ya, harapan itu harus tetap dinyalakan," kata Suciwati di Jakarta, Minggu (1/1).

Harapan tidak hanya bertumpu kepada presiden semata, meski memang menjadi ujung tombak dari pengungkapan kasus pembunuhan Munir. Apalagi, Presiden SBY pernah berjanji akan menyelesaikan kasus Munir.

Suciwati juga berharap dilakukan perubahan terhadap sistem hukum yang ada saat ini. "Sistem hukum itu juga harus diperbarui dan tetap konsisten," imbuhnya.

"Kita berharap para aparat hukum juga benar. Itu yang paling penting. Kalau presiden benar, tapi aparat hukum enggak ya sama saja," lanjut Suciwati.

Mengenai upaya mengungkap pembunuh Munir yang sebenarnya, Suciwati mengaku dirinya masih aktif meminta bantuan-bantuan kepada dunia internasional. Upaya meminta bantuan kepada dunia internasional mau tak mau terpaksa dilakukan, mengingat sikap Presiden SBY yang ingkar janji.

Ia pun merasa bersyukur, meski kasus Munir sudah berjalan tujuh tahun, tetap ada respon dan perhatian dari pihak yang peduli kepadanya. "Banyak surat-surat dari banyak negara yang mempertanyakan kasus ini," pungkasnya.(ms)