Lima Pimpinan KPK

Jakarta, Seruu.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi, menegaskan bahwa komposisi pimpinan KPK Jilid III periode 2011 - 2015 tidak mengucilkan Busyro Muqoddas. Hal ini membantah tudingan yang menilai penugasan dan pembagian tanggung jawab di KPK sengaja mengucilkan posisi Busyro.

"Tidak ada maksud mengucilkan Pak Busyro, jangan dianggap remeh juga bidang pencegahan," tegas Johan di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2012). Pernyataan ini terkait anggapan bahwa KPK diduga sengaja mengucilkan keberadaan mantan Ketua Komisi Yudisial tersebut.

Dia mengatakan, komposisi pimpinan KPK yang baru telah ditentukan melalui rapat pimpinan pekan lalu. Penentuan kelima pimpinan yang ada, komposisinya ditetapkan pada Senin (2/1/2012) kemarin. Komposisinya lebih memfokuskan pada penindakan tindak pidana korupsi.

Johan menuturkan, perincian komposisi kelima pimpinan, adalah bidang penindakan akan dibawahi oleh Zulkarnain, Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu. Bidang pencegahan dibawah kendali Busyro Muqoddas, Adnan Pandu dan Bambang Widjojanto. Sedangkan posisi Ketua KPK Abraham Samad, bersifat dinamis pada bidang penindakan dan pencegahan.

Selain pencegahan, Busyro juga membawahi bidang informasi dan data bersama Bambang Widjojanto. Adapun Zulkarnain dan Adnan Pandu turut membawahi bidang pengawasan internal dan pengaduan. Bidang lainnya, ungkap Johan, yakni Kesekjenan juga dipegang Busyro Muqoddas dan Zulkarnain. Keduanya didukung oleh Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu.

"Pak Busyro malah ada di tiga bidang, pencegahan, informasi data dan kesekjenan. Tidak ada maksud mengucilkan Pak Busyro," ucap Johan lagi.